Jum’at, 29 Agustus 2008 – 15:56 wib

Sholla Taufiq – Okezone

JAKARTA – Panglima Komando Laskar Islam Munarman didakwa dengan pasal berlapis, terkait kasus bentrokan yang terjadi di Monas pada 1 Juni 2008 lalu.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sigid Januaris Pribadi menuntut Munarman dengan pasal berlapis. Di antaranya, pasal 170 ayat (1) KUHP, yaitu secara terbuka melakukan tindakan kekerasan terhadap manusia atau barang.

Selanjutnya pasal 406 jo pasal 55 ayat (1) kesatu, yakni melakukan, menyuruh atau ikut melakukan perbuatan dengan sengaja dan secara melawan hukum, merusakkan, menghilangkan sesuatu yang dimiliki orang lain.

Selain dua pasal itu, JPU juga menuntut terdakwa dengan pasal 351 ayat (1) jo pasal 55 ayat (1) ke satu yaitu telah melakukan menyuruh melakukan atau ikut melakukan penganiyaan, serta pasal 160 jo pasal 55 ayat (1) ke satu, terkait menyuruh melakukan atau ikut melakukan perbuatan, secara lisan atau dengan tulisan di depan umum, menghasut untuk melakukan sesuatu untuk bertindak kekerasan terhadap orang lain.

Pantauan okezone, Jumat (29/8/2008), di pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Munarman ditemani sekira 31 pengacara yang terdiri dari Tim Pembela Muslim (TPM) dan Tim Advokasi Forum Umat Islam (FUI). Sidang selanjutnya akan digelar Kamis 4 September.

“Hukumannya bervariasi maksimal lima hingga tahun,” tutur Sigid seusai persidangan.

Salah satu pengacara Munarman, Muhamad Assegaf mengatakan, dalam waktu dekat Munarman juga akan mengajukan permohonan penangguhan penahanan. “Mengingat istri terdakwa mau melahirkan,” kata Assegaf kepada Hakim.

Sementara itu, Munarman mengatakan tidak akan mengajukan eksepsi keberatan. “Munarman tidak mengajukan ekespesi keberatan,” tegas Munarman saat menjawab pertanyaan hakim perihal dirinya mengajukan eksepsi. (fer)(kem)

Sumber: Okezone