Sebuah foto lebih berbicara dari seribu kata-kata. Bagaimana kalau sebuah foto diberi teks yang tidak sesuai alias bertolak belakang? Kalau bukan teledor bisa bisa tergolong fitnah.Ketua Komando Laskar Islam (KLI), Munarman mengangap Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan dan Berkeyakinan Beragama (AKKBB) melakukan fitnah kejam. Menurutnya, mereka telah menyebar foto yang menggambarkan seolah-olah Munarman “mencekik” anggota AKK-BB.

Orang yang seolah-olah dicekik itu ternyata adalah anggota FPI bernama Ponco alias Ucok Nasrullah. Munarman melakukan itu justru untuk mencegah Ponco agar tidak melakukan aksi anarkis. FPI adalah salah satu elemen dari KLI.

Foto Ucok Nasrullah, orang dalam foto yang dikesankan seolah-olah telah “dicekik” dan telah disebar-luaskan melalui media massa itu. Diantaranya di Harian Indopos, detikcom, dan Koran Tempo.

Munarman mengungkapkan hal ini dalam jumpa pers di Markas FPI Petamburan Jakarta Barat, pagi tadi (selasa,3/6). Ponco sendiri hadir dalam jumpa pers itu, Dia memakai pakaian yang sama seperti di foto.

Munarman meminta Goenawan Moehammad dan The Wahid Institut segera meminta maaf atas fitnah tersebut. Bila dalam waktu 1×24 jam tidak meminta maaf, pihaknya akan mengambil tindakan hukum.

Sebelumnya, Munarman justru berpendapat AKKBB telah memfitnah Laskar Islam. pihaknya balik menuding AKKBB yang menyulut tindak kekerasan.

“Pernyataan Syafií Anwar anggota AKKBB bahwa Laskar Islam menganiaya wanita, anak-anak dan orang cacat, adalah ucapan fitnah,” ujar Munarman dalam rilisnya, Senin (2/6/2008).

Bahkan kata Munarman, AKKBB merupakan pihak yang memicu kerusuhan dengan menyebut Laskar Islam adalah Laskar Syetan dan Laskar Kafir. Hal inilah yang mengundang amarah yang berujung pada aksi brutal dengan memakan korban 29 orang luka-luka.

Dalam pandangan mantan Ketua YLBHI, AKKBB merupakan pendukung aliran Ahmadiyah. Jadi, AKKBB tidak berhak mencampuri dalam urusan umat Islam. Karena, ini akan memperluas konflik antarumat beragama.

“Tidak ada satu pun organisasi Islam yang membela Ahamdiyah. Sebab, pembela Ahmadiyah hanyah LSM-LSM Komprador yang dibiayai asing,” kata Munarman.

Andy Sulistiyanto

Sumber: Cyber Sabili