Minggu, 1 Juni 2008 | 19:29 WIB

JAKARTA, MINGGU – Front Pembela Islam (FPI) belum bersedia memberikan tanggapan atas insiden penyerangan sekelompok massa yang mengenakan atribut organisasi itu terhadap massa Aliansi Kebangsaan dan Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB) di pelataran silang Monas, Jakarta, Minggu (1/6).

Telepon selular Ketua FPI Habib Rizieq dan Sekjen FPI Ahmad Sobri Lubis yang dihubungi Kompas.com, Minggu, tidak diangkat. Begitu pula saat Kompas.com bertandang ke markas FPI di Jl Petamburan III, Jakarta Barat, beberapa orang anggota organisasi itu menyambut di pelataran. Sebelum sempat turun dari motor, mereka bertanya mengenai keperluan Kompas.com bertandang ke sana.

“Ada perlu apa, Mbak?” tanya salah seorang anggota FPI.
“Sebaiknya saya parkir motor dulu, Pak, biar enak ngobrolnya,” jawab Kompas.com.
“Oh, tidak usah. Keperluan Mbak apa?” timpalnya.

“Begini Pak. Saya mau konfirmasi tentang kejadian tadi. Berita kan harus berimbang pak,” kata Kompas.com.
“Kalau masalah itu, kami belum bisa memberikan keterangan kepada wartawan. Besok jam 13.00 ba’da dzuhur, kami akan menggelar konferensi pers. Jadi beritanya bisa Mbak buat besok,” ujar anggota FPI lain yang diketahui sebagai Sekretaris Lembaga Da’wah FPI, Abdurrahman Djaelani, sambil mengarahkan tangannya ke jalan dan menggiring Kompas.com untuk membelokkan motor.

BOB
Sent from my BlackBerry © Wireless device from XL GPRS/EDGE/3G Network
Sumber: Kompas.com