Warga Ahmadiyah Lombok Cari Perlindungan ke Bali

Rabu, 14 Mei 2008 – 16:06 wib

DENPASAR – Aksi teror dan kekerasan terus menghantui warga Ahmadiyah di Lombok, NTB. Mereka pun jauh-jauh datang ke Bali guna meminta perlindungan.

Pencarian suaka itu dilakukan 22 jamaah Ahmadiyah dengan mendatangi kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bali, Jalan Plawa Denpasar, Bali, Rabu (14/5/2008).

“Kami datang mewakili 138 saudara kami di Lombok,” ujar Sulhaen, pimpinan rombongan.

Menurut Sulhaen, Bali dipilih sebagai tempat mencari suaka untuk mengampanyekan kondisi mereka kepada dunia internasional. Ia menyebut, ratusan jamaah Ahmadiyah yang kini mengungsi di asrama Transito Mataram kondisinya memprihatinkan.

Ia lantas membeber delapan tindak kekerasan yang menimpa, di antaranya rumah dibakar, diusir warga, dan aksi ancaman penyerangan terhadap pengungsi di asrama Transito.

Sulhaen mengaku, upaya meminta perlindungan pemerintah di Lombok selama ini sia-sia. Selain itu, hingga kini tidak ada perlindungan khusus dari aparat keamanan.

“Yang lebih meresahkan kami, muncul selebaran yang menyatakan darah Ahmadiyah halal,” ujar Sulhaen.

Direktur LBH Bali Agung Dwi Astika yang menerima rombongan menyatakan siap melakukan advokasi dan menindaklanjuti pengaduan warga Ahmadiyah.

“Kita akan dampingi mereka untuk mencari suaka ke beberapa kantor konsulat asing di Bali. Dengan begitu, masyarakat internasional bisa tahu,” katanya. (Miftachul Chusna/Sindo/jri)

Okezone.com