TEMPO Interaktif, Jakarta:Kepala Polri Jenderal Sutanto menjamin keselamatan pengikut Ahmadiyah. “Tersangka aja kami lindungi, apalagi yang bukan,” katanya usai penyematan wing penerbangan kehormatan TNI Angkatan Udara dan warga kehormatan Korps Pasukan Khas untuk Sultan Brunei Hassanal Bolkiah di Markas Besar TNI Cilangkap, Rabu (23/4).

Pemerintah saat ini sedang menyusun surat keputusan bersama untuk menghentikan kegiatan Ahmadiyah. Surat keputusan bersama akan ditandatangani oleh Jaksa Agung Hendarman Supandji, Menteri Agama Maftuh Basyuni, dan Menteri Dalam Negeri Mardiyanto.

Sutanto menegaskan semua orang mendapat hak pelayanan yang sama dalam hal keamanan. “Siapapun,” katanya.

Pekan lalu, Perwakilan Jemaat Ahmadiyah Indonesia melapor ke Badan Reserse Kriminal Mabes Polri setelah mereka diserang di beberapa tempat di Jawa Barat.

Perwakilan Jemaat Ahmadiyah Indonesia kemarin bertemu dengan Dewan Pertimbangan Presiden untuk meminta perlindungan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. “Kami harapkan dan kami mohon Pak Presiden untuk melindungi keamanan masyarakat dan melindungi warga negara sesuai dengan keyakinannya,” kata anggota tim advokasi Ahmadiyah J.H. Lamardy kemarin.

Fanny Febiana

Tempointeraktif, Rabu, 23 April 2008 | 13:26 WIB