28/06/2006 17:36 WIB

Kris Fathoni Wibowo – detikcom

Jakarta – Persidangan Abdul Rahman yang mengklaim dirinya sebagai Nabi Muhammad dalam komunitas God’s Kingdom kembali digelar. Kuasa hukumnya menolak saksi dari MUI.

Persidangan Abdul Rahman di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Jl Gajah Mada No 17, Rabu (28/6/2006) baru dimulai pukul 16.30 WIB dari jadwal semula pukul 13.00 WIB. Saksi yang ditolak tim kuasa hukum adalah Sekretaris MUI Muhammad Isa Al Anshory.

“Saksi tidak kompeten, selain itu berkas saksi dimasukkan ke dalam berkas Lia Eden,” ujar anggota tim kuasa hukum Abu Bakar.

Hakim ketua Lief Sofijullah menampik ringan. “Ya sudah, nanti dibuatkan catatannya saja,” jawabnya. Sidang pun tetap diteruskan.

Abdul Rahman yang hadir berpakaian ihram putih dan selendang hijau khas komunitas God’s Kingdom tampak tenang. Puluhan pendukungnya memadati ruang sidang dan sebagian lagi menggelar poster di luar ruangan bertuliskan “Nabi Muhammad Teraniaya Umatnya Sendiri”.

Koordinator Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB) Abdul Malik, di luar persidangan, juga menyatakan dukungannya kepada Abdul Rahman dan Lia Eden yang disidangkan terpisah.

“Pengadilan tidak fair, saksi fakta dari MUI tapi dikondisikan sebagai saksi ahli,” ujarnya.

Hingga pukul 17.15 WIB, persidangan Abdul Rahman masih terus berlangsung. Persidangan hari ini adalah kelanjutan sidang pada Senin 26 Juni lalu. Saat itu tim kuasa hukum walk out karena permintaan penggantian majelis hakim tidak digubris. (fay)

Sumber: detik.com